Senin, 02 Juni 2014

SEJARAH PERKEMBANGAN KOMPUTER

SEJARAH PERKEMBANGAN KOMPUTER

1.       Komputer Generasi Pertama (1946-1959)

                Pada pertengahan tahun 1950 UNIVAC mengalami kemajuan dalam beberapa aspek pemrograman tingkat anjut, sehingga merupakan komputer general purpose pertama yang di desain untuk menggunakan angka dan huruf serta menggunakan pita magnetik sebagai media input dan output-nya. Inilah yang dikatakan sebagai kelahiran industri komputer yang didominasi oleh perusahaan IBM dan Sperry.Komputer UNIVAC pertama kali digunakan untuk keperluan kalkulasi sensus di AS pada tahun 1951, dan dioperasikan sampai tahun 1963. IBM memproduksi IBM 605 dan IBM 701 pada tahun 1953 yang berorientasi pada aplikasi bisnis dan merupakan komputer paling populer sampai tahun 1959. IBM 705 dikeluarkan untuk menggantikan IBM 701 yang kemudian memantapkan IBM dalam industri pengolahan data.
Ciri – ciri computer generasi pertama :
·         Menggunakan lampu tabung sebagai komponen  utama
·         Ukuran per unit komputer masih sangat berat dan besar
·         Cepat panas sehingga membutuhkan alat pendingin yang banyak
·         Boros listrik
·         Proses relatif masih lambat
·         Ketepatan hasil proses masih rendah
·         Kapasitas data masih kecil

2.       Komputer Generasi Kedua (1959-1965)

Komponen utama penyusun komputer adalah transistor yang lebih unggul segalanya dibanding tabung hampa namun harga jual murah, serta kelemahan pada generasi pertama dapat diperbaiki.
 Komputer generasi kedua di tandai dengan ciri-ciri sebagai berikut:
·         Menggunakan teknologi sirkuit berupa transistor dan diode untuk menggantikan tabung    vakum.
·         Sudah menggunakan operasi bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti FORTRAN dan  COBOL.
·         Kapasitas memori utama dikembangkan dari Magnetic Core Storage.
·         Menggunakan simpanan luar berupa Magnetic Tape dan Magnetic Disk.
·         Kemampuan melakukan proses real time dan real-sharing.
·         Ukuran fisiknya sudah lebih kecil dibanding komputer generasi pertama.
·         Proses operasi sudah lebih cepat, yaitu jutaan operasi perdetik.
·         Kebutuhan daya listrik lebih kecil.
·         Orientasi program tidak hanya tertuju pada aplikasi bisnis, tetapi juga aplikasi teknik.

3.       Komputer Generasi Ketiga (1965-1970)
Pada generasi ketiga inilah teknologi Integrated Circuit (IC) menjadi ciri utama karena mulai digunakan pada sebuah perangkat computer hingga generasi sekarang. Komponen IC berbentuk hybrid atau solid (SLT) dan monolithyc (MST). SLT adalah transistor dan diode diletakkan terpisah dalam satu tempat sedangkan MST adalah elemen transistor, diode, dan resistor diletakkan bersama dalam satu chip. MST lebih kecil tetapi mempunyai kemampuan lebih besar dibanding SLT.IC dibuat pertama kali oleh Texas Istruments dan Fairchild Semiconductor pada tahun 1959 yang hanya berisi enam transistor. Bisa kita bandingkan bahwa prosesor saa tini yang kita gunakan telah memiliki jutaan, puluhan, ratusan juta transistor, bahkan telah di desain prosesor dengan miliaran transistor. Sebuah perkembangan yang luar biasa dalam masa kurang dari setengah abad.
Ciri-ciri komputer generasi ketiga adalah:
·         Karena menggunakan IC maka kinerja komputer menjadi lebih cepat dan tepat.    Kecepatannya hampir 10.000 kali lebih cepat dari komputer generasi pertama.
·         Peningkatan dari sisi software.
·         Kapasitas memori lebih besar, dan dapat menyimpan ratusan ribu karakter (sebelumnya  hanya puluhan ribu).
·         Menggunakan media penyimpanan luar disket magnetik (external disk) yang sifat  pengaksesan datanya secara acak (random access) dengan kapasitas besar (jutaan karakter).
·         Penggunaan listrik lebih hemat.
·         Kemampuan melakukan multiprocessing dan multi tasking.
·         Telah menggunakan terminal visual display dan dapat mengeluarkan suara.
·         Harganya semakin murah.
·         Kemampuan melakukan komunikasi dengan komputer lain.

4.       Komputer Generasi Keempat (1970-1980-an)

Komputer generasi keempat merupakan kelanjutan dari generasi III.Bedanya bahwa IC pada generasi IV lebih kompleks dan terintegrasi.Sejak tahun 1970 ada dua perkembangan yang dianggap sebagai komputer generasi IV.Pertama, penggunaan Large Scale Integration (LSI) yang disebut juga dengan nama Bipolar Large Large Scale Integration. LSI merupakan pemadatan beribu-ribu IC yang dijadikan satu dalam sebuah keping IC yang disebut chip.Istilah chip digunakan untuk menunjukkan suatu lempengan persegiempat yang memuat rangkaian terpadu IC. LSI kemudian dikembangkan menjadi Very Large Scale Integration (VLSI) yang dapat menampung puluhan ribu hingga ratusan ribu IC.Selanjutnya dikembangkannya komputer mikro yang menggunakan mikro proses dan semikonduktor yang berbentuk chip untuk memori komputer internal sementara generasi sebelumnya menggunakan magnetic core storage.
Komputer Generasi IV: Apple II
5.       Komputer Generasi V (1980-an-sekarang)

Akhir tahun 1980, IBM memutuskan untuk membangun sebuah komputer personal (PC) secara massal, yang pada tanggal 12 Agustus 1981 menjadi sebuah standar komputer PC, dan pada akhirnya hingga saat ini PC dikenal dengan nama standar IBM-PC. Prosesor yang digunakan adalah 8088/8086 yang menjadi standar komputer saat ini, menggunakan basis proses 16 bit persatuan waktu. Dengan lahirnya komputer generasi kelima ini, IBM bekerjasama dengan Microsoft untuk mengembangkan software di dalamnya. Hingga saat ini Microsoft mendominasi kebutuhan software di dunia PC.
 Pada perkembangan selanjutnya perubahan besar terjadi bahwa sejak IBM-PC diperkenalkan dan bukan menjadi satu-satunya manufaktur PC-compatible, maka standar baru dalam dunia industri PC lebih dikembangkan oleh perusahaan lain seperti Intel dan Microsoft yang dipelopori oleh W. Bill Gates yang menjadi pionir standar hardware dan software dunia.
Pada generasi kelima ini, telah dilakukan pengembangan dengan apa yang dinamakan Josephson Junction, teknologi yang akan menggantikan chip yang mempunyai kemampuan memproses trilyunan operasi perdetik sementara teknologi chip hanya mampu memproses miliaran operasi perdetik. Komputer pada generasi ini akan dapat menerjemahkan bahasa manusia, manusia dapat langsung bercakap-cakap dengan komputer serta adanya penghematan energi komputer. Sifat luar biasa ini disebut sebagai “Artificial Intelligence”, selain itu juga berbasis Graphic User Interface (GUI), multimedia, dan multi komunikasi.
Contoh-contoh komputer yang lahir pada generasi ke lima berbasis x86, seperti chip 286 yang diperkenalkan pada tahun 1982 dengan 134.000 transistor, kemudian chip 386 pada tahun 1983 dengan 275.000 transistor, sedangkan chip 486 diperkenalkan tahun 1989 yang memiliki 1,2 juta transistor. Selanjutnya pada tahun 1993 Intel memperkenalkan keluarga prosesor 586 yang disebut Pentium 1 dengan jumlah transistor 3,1 juta untuk melakukan 90 MIPS (Million Instruction Per Second). Kemudian dilanjutkan pada generasi berikutnya yaitu Pentium 2, 3, dan 4.
Pada akhir tahun 2000 Intel memperkenalkan Pentium 4, yang merupakan proses atau terakhir dalam keluarga Intel dengan arsitektur 32 bit (IA-32).Tahun 2001 Intel mengumumkan prosesor Itanium yang merupakan proses atau dengan basis arsitektur 64 bit (IA-64) pertama. Itanium merupakan proses atau pertama milik Intel dengan instruksi-instruksi 64 bit dan akan menyalurkan satu generasi baru dari sistem operasi dan aplikasi, sementara masih mempertahankan backward compatibility dengan software 32 bit. Perlu diketahui bahwa sejak dikeluarkannya prosesor 386, komputer beroperasi pada 32 bit per satuan waktu dalam mengeksekusi informasi hingga Pentium 4.Hingga sekarang komputer yang digunakan kebanyakan masih yang berbasis 32 bit.
Pada generasi pentium, selain ciri khas pada peningkatan kecepatan akses datanya juga tampilan gambar sudah beresolusi (kualitas gambar) bagus dan berwarna serta multimedia, dan yang lebih penting adalah fungsi komputer menjadi lebih cerdas. menjadi lebih kecil dan sederhana namun memiliki kemampuan yang semakin canggih.



SPESIFIKASI KOMPUTER MASA DEPAN

                Secara pribadi spesifikasi komputer yang saya inginkan ialah yang pasti secara umum mempunyai kemampuan yang dapat mengerti pengguna dengan lebih baik.Tanpa ada yang namanya lemot, eror dan  not responding dengan demikian computer mengerti dan dapat mengetahui masalah dan perbaikannya sendiri.
                Dengan kemampuan computer saat ini, hanya perlu sedikit pengembangan yaitu dalam bentuk ukuran computer yang lebih kecil tapi kemampuannya lebih baik.Karna ukuran computer  yang lebih kecil maka dengan demikian semakin memudahkan bahkan menarik minat para konsumen.
Ciri-ciri computer yang saya inginkan adalah :
·         Mempunyai ukuran yang kecil dan simple Kemampuan khusus sesuai yang diinginkan, contoh untuk   yang suka main games, untuk kepentingan kantor,dll.
·         Personal ID password yang berfungsi sebagai identitas pemilik
·         Proyektor kecil dan camera scanned
·         Mempunyai monitor yang dapat di sesuiakan dengan kebutuhan

·         Dapat langsung terhubung dengan alat  komunikasi
·         Komputer dengan layar sentuh (touchscreen)



PROCESSOR
1.       Processor ARM
Processor ini memang masih kalah pamor dibandingkan dengan Intel dan AMD, processor ini lebih cocok diterapkan pada perangkat elektronik seperti HP, Music Player sertaperangkat peripheral computer seperti Router.Ini disebabkan oleh desainnya yang sederhana.
2.       Processor Cyrix
Processor yang diproduksi tahun 1988 ini memiliki keunggulan pada kecepatan yang relaif dibanding yang sejenisnya dan suhu yang rendah, namun jika dibandingkan dengan Intel dan AMD tentu kalah jauh.
3.       Processor Transmeta
Processor yang diproduksi tahun 1995 ini memiliki kemampuan dalam konsumsi daya yang minimal atau sedikit dan menurut referensi processor ini meluncurkan varian baru yang bernama CRUSOE yang di klaim lebih murah, ringan dan tidak cepat panas sehingga tidak membutuhkan perangkat pendingin dan juga dapat menghemat baterai.
4.       Processor VIA
Merkasal Thailand ini berdiri pada tahun 1987 dan processor ini memang di targetkan oleh prusahaannya untuk menjalankan aplikasi yang kecil-kecil dan ringan.
5.       Processor CENTAUR
Processor ini didirikan oleh glen Henry dkk padabulan April tahun 1995, namun processor ini masih kalah jauh dari empat merek processor diatas.

             Demikian sekilas tentang komputer.

LITERATUR UNTUK TEORI GRAF DALAM ILMU MATEMATIKA


LITERATUR UNTUK TEORI GRAF
1.       Latar Belakang 
Teori graf merupakan pokok bahasan yang sudah sangat tua usianya namun memiliki
banyak sekali terapan sampai saat ini. Graf dipakai untuk merepresentasikan objek –
objek diskrit dan hubungan antara objek – objek tersebut. Representasi visual dari graf
adalah dengan menyatakan objek – objek sebagai sebuah titik atau bulatan yang juga
sering disebut dengan verteks dan biasanya diberi lambang v, sedangkan hubungan
antara objek – objek tersebut dilambangkan dengan sebuah garis atau rusuk yang juga
sering disebut dengan edge dan biasa diberi lambang e.
Ada banyak jenis graf yang dapat digolongkan berdasarkan jenis rusuknya,
ataupun dapat juga digolongkan berdasarkan ada atau tidaknya arah pada rusuk dari
graf tersebut. Berdasarkan jenis rusuknya maka graf dibagi kepada 2 jenis yaitu graf
sederhana (simple graph) dan graf tak sederhana (unsimple graph). Adapun graf
sederhana adalah graf yang tidak mengandung gelang (loop) maupun rusuk ganda
(multiple edge). Sedangkan graf tak sederhana adalah graf yang mengandung rusuk
ganda dan dapat saja juga mengandung gelang. Adapun graf tak sederhana dapat
dibagi 2 yaitu graf ganda (multi graph) dan graf semu (pseudo graph). Graf ganda
adalah graf yang memiliki rusuk ganda tanpa memiliki gelang. Sedangkan graf semu
adalah graf yang memiliki gelang dan bisa juga sekalian memiliki rusuk ganda atau
hanya memiliki gelang tanpa rusuk ganda. Selanjutnya berdasarkan ada atau tidaknya
arah pada rusuk, maka graf dapat terbagi 2 yaitu graf tak berarah (undirected graph)
dan graf berarah (directed graph) yang biasa disebut juga digraf. Graf tak berarah
adalah graf yang setiap rusuknya tidak memiliki arah sehingga setiap rusuknya hanya
digambarkan berupa garis saja tanpa ada penunjuk arah. Sedangkan graf berarah
adalah graf yang setiap rusuknya memiliki arah tertentu sehingga rusuk – rusuknya
digambarkan berupa garis beserta tanda panah sebagai penunjuk arah tertentu.




2.       Pembatasan Masalah 
Permasalahan yang dibahas dalam penulisan ini adalah untuk sembarang graf yaitu
untuk semua model graf tanpa terkecuali baik dari graf sederhana maupun graf tak
sederhana.
3.       Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mencari dan menemukan suatu rumus yang tepat untuk mencari dan menghitung banyaknya jumlah seluruh subgraf dari graf.
4.       Manfaat Penelitian
Karena penelitian ini bertujuan untuk mencari suatu rumus yang tepat untuk
menghitung banyaknya subgraf dari graf sembarang, maka penulis mengharapkan
rumus yang berhasil ditemukan ini nantinya dapat berguna untuk menemukan dan
memetakan semua subgraf dari graf sembarang sehingga pada akhirnya akan lebih
memudahkan dalam penghitungan jumlah subgraf dari graf sembarang. Selain itu penulis juga berharap bahwa pada masa mendatang rumus ini dapat
dipakai untuk melahirkan rumus – rumus baru lainnya yang berguna untuk
menemukan suatu pola tertentu dari subgraf – subgraf yang bersifat khusus dari suatu
graf dan akhirnya dapat juga ditemukan suatu rumus untuk menghitung jumlah
subgraf – subgraf khusus tersebut. Misalkan untuk menghitung banyaknya subgraf
yang berbentuk graf terhubung (connected graph) dari suatu graf, subgraf yang
berbentuk graf teratur (regular graph), subgraf yang berbentuk bipartit (bipartite
graph), subgraf – subgraf yang isomorfik, subgraf – subgraf yang planar, maupun juga
untuk menemukan rumus untuk menghitung banyaknya subgraf – subgraf yang
memiliki lintasan Euler maupun lintasan Hamilton, dan lain – lain.
5.       Metodologi Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian literatur atau kepustakaan. Penelitian ini dilakukan dengan pertama kali melakukan kajian terhadap buku – buku mengenai teori graf maupun buku – buku matematika diskrit yang di dalamnya memuat topik – topik mengenai kombinatorika dan teori graf. Secara garis besar metodologi penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Mengumpulkan berbagai literatur yang berhubungan dengan
kombinatorika dan teori graf.
2. Mempelajari literatur – literatur yang telah dikumpulkan.
3. Mengamati dan meneliti berbagai macam contoh graf kemudian membuat
subgraf – subgraf yang memungkinkan dari graf – graf tersebut.
4. Menyusun dan mengelompokkan subgraf – subgraf secara baik dan teratur
dengan tujuan untuk mencari dan menemukan suatu pola tertentu
mengenai pembentukan subgraf ini.
5. Membuat dugaan – dugaan dari pola – pola yang telah didapat untuk
selanjutnya dijadikan acuan dasar dalam membuat rumus yang tepat untuk
menghitung jumlah subgraf dari suatu graf.